Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kangkung Air Ipomoea aquatica Forsk Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

  • Vivit A. Baura Universitas Kristen Indonesia Tomohon
  • Douglas N. Pareta Universitas Kristen Indonesia Tomohon
  • Selvana S. Tulandi Universitas Kristen Indonesia Tomohon
  • Sonny D. Untu Universitas Kristen Indonesia Tomohon
Keywords: Ipomoea aquatic, Staphylococcus aureus, antibakteri.

Abstract

Daun kangkung air  Ipomoea aquatica, merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai sayuran. Selain itu kangkung air juga digunakan sebagai obat tradisional. Daun kangkung air  Ipomoea aquatica Forsk mengandung senyawa antibakteri seperti Flavanoid, Tanin, Triterpenoid, Alkaloid dan Saponin.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kangkung air terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sampel diekstrak menggunakan etanol, ekstrak yang diperoleh dibuat konsentrasi  2µg/10µL, 4µg/10µL, dan 6µg/10µL untuk diuji aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus.

Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Kangkung Air (Ipomoea aquatica Forsk) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60% dengan rata-rata diameter zona hambat 12.66, 13.33, dan 16.33 mm dengan kategori daya hambat kuat.

Published
2021-04-28
How to Cite
Baura, V., Pareta, D., Tulandi, S., & Untu, S. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kangkung Air Ipomoea aquatica Forsk Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Biofarmasetikal Tropis, 4(1), 10-20. Retrieved from https://journal.fmipaukit.ac.id/index.php/jbt/article/view/303
Section
Articles