Profil Swamedikasi Pasien Gout Artritis Di Apotek Wilayah Kecamatan Lirung

Authors

  • Patricia Sulianti Mona Universitas Kristen Indonesia Tomohon
  • Christel Sambou
  • Randi Tampa'i
  • Yessi Lengkey

DOI:

https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v5i1.329

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan diri sendiri adalah bagian dari upaya masyarakat menjaga kesehatannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil swamedikasi pasien Gout Artritis di Apotek wilayah Kecamatan Lirung. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara Prospektif pada pasien gout artritis di 2 Apotek wilayah kecamatan Lirung bulan Desember 2021 – Januari  2022. Data yang diambil yaitu berdasarkan usia, jenis kelamin , tingkat pendidikan, jumlah kunjungan melakukan swamedikasi, jenis obat yang di beli, golongan obat, kekuatan sediaan, bentuk sediaan, dan dosis pemakaian. Jenis obat yang digunakan dalam pengobatan gout dari kekuatan sediaan, dosis pemakaian sudah sesuai dengan pedoman. Obat gout artritis dengan terapi tunggal terbanyak yaitu Voltadex Tablet sebanyak 4.17% dan untuk penggunaan obat dengan terapi kombinasi terbanyak yaitu Allopurinol, Piroxicam,Dexamethasone sebanyak 26.39% belum sesuai dengan pedoman Perhimpunan Rheumatoid Indonesia tahun 2018, Informasi Obat Nasional Indonesia (IONI) tahun 2014 dan MIMS Petunjuk Konsultasi edisi 2021.

Kata Kunci : Swamedikasi, Apotek, Gout Artritis

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-04-29

How to Cite

Mona, P. S., Sambou, C., Tampa’i, R., & Lengkey, Y. (2022). Profil Swamedikasi Pasien Gout Artritis Di Apotek Wilayah Kecamatan Lirung. Biofarmasetikal Tropis, 5(1), 42–46. https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v5i1.329

Issue

Section

Articles